Kamis, 08 Maret 2018

4 Fakta Pengakses Situs Konten Dewasa dalam Berita Nasional

Posted by The Writer at Maret 08, 2018 0 Comments



Kita patut berbelasungkawa untuk kejadian semacam ini. Konten dewasa yang berbau pornografi itu sejatinya lebih besar dampaknya daripada narkoba dan sejenisnya. Miris sekali ketika berita nasional mengangkat topik tentang Indonesia sebagai pengakses situs konten dewasa nomor dua di dunia. Adapun beberapa faktanya bisa Anda temukan di bawah ini. 

1. Pengakses dari Kalangan Anak-Anak Meningkat 
Anak-anak seharusnya belum dibolehkan memegang HP sendiri. Bahkan untuk menonton televisi saja harus ada batasnya. Tapi faktanya sekarang anak-anak justru diberikan HP dengan cuma-cuma. Padahal daya tangkap anak itu berbeda dengan orang dewasa. Mereka masih dalam proses meniru. Jadi ketika orang dewasa menunjukkan caranya, anak-anak bisa. 

Kalau toh mau memberi pegangan HP pada anak-anak, berikan saja HP yang tidak memiliki kemampuan fotografi. Baik video maupun yang bisa untuk menyimpan foto-foto. Apalagi dengan fakta bahwa konten dewasa itu mudah diunduh di internet, meskipun Kominfo sudah memblokir situs-situs berbau konten dewasa sekalipun. 

2. Indonesia Menempati Peringkat Kedua di Dunia 
Sangat miris, bukan? Juara kalau didapatkan dari prestasi memang sangat membanggakan. Akan tetapi, kalau juara yang didapatkan dari aib, jelas sangat memalukan. Indonesia dimerdekakan bukan untuk menimbun aib demi aib di masa depan. Soalnya dulu sudah diperjuangkan melalui darah dan kematian beruntun. Seharusnya banyak yang sadari itu. 

Adapun peringkat pertama di dunia adalah India. Tidak heran kalau di negara India maupun Indonesia angka kejahatan yang berkaitan dengan seksual meningkat dari bulan ke bulan. Bahkan dari hari ke hari. Bagaimana caranya agar bisa melepas peringkat kedua tersebut? Tentu saja kalau masyarakat dan pemerintah mau bekerja sama. 

3. Generasi Muda Pengakses Konten Dewasa Mencapai 74% 
Sebetulnya angka 50% saja sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi kalau sampai 74%? Itulah yang menjadi PR untuk bangsa kita di masa depan. Berita nasional yang memuat topik serupa juga tidak jarang. Bahkan setiap hari dan diberikan tempat khusus pada segmen tertentu dalam pemberitaan di channel lokal maupun nasional. 

Data yang memuat pengakses konten dewasa dari generasi muda sebanyak 74% itu datang dari ECPAT Indonesia. Persentase tersebut dikhawatirkan akan terus bertambah seiring perjalanan waktu. Sedangkan untuk generasi tua juga masuk jaringan sebagai pengakses konten dewasa yang aktif berselancar di dunia maya.

4. Jumlah Pengakses Konten Dewasa dari Indonesia Lebih dari 13 Juta
Angka 13 juta jiwa ini benar-benar fantastis, mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta. Angka 1% dari keseluruhan jumlah penggenggam internet saja sudah sangat mengkhawatirkan. Itu dari kalangan orang yang melek teknologi. Belum terhitung yang belum bisa mengakses internet, tapi juga ikut mengonsumsinya. 

Angka 132 juta jiwa itu didapat dari laporan Biro Pusat Statistik. Sedangkan untuk pengakses internet bisa dilacak mulai dari usia 10-14 tahun sebanyak 768 ribu dan usia 15-19 tahun sebanyak 12,5 juta. Dalam survei terhadap 4.500 pelajar SMP-SMA di 12 kota, jumlah pengaksesnya sampai 97%. Luar biasa memprihatinkan. 

Info berita nasional ini sangat cepat menyebar hingga ke berbagai wilayah di Indonesia. Herannya, sangat sedikit yang kapok dengan aktivitas mengakses konten dewasa di internet. Padahal hanya dengan menonton video dewasa itu, sejumlah kerusakan pada otak dan tubuh manusia terbilang cukup tinggi. Bahkan lebih tinggi dari efek samping narkoba dan miras. 

Sebagai juara dunia kedua, Indonesia wajib berbenah-benah untuk ke depannya. Biar tidak ada berita nasional yang menayangkan lagi soal maraknya pengakses konten dewasa dari Indonesia. Konten dewasa jelas-jelas tidak hanya merusak otak dan badan manusia yang mengonsumsinya, tetapi juga bangsa Indonesia itu sendiri.

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 komentar:

IBX5970CF6DBAD52
Powered by Blogger.
back to top